Beranda / Pilihan / Didemo Mahasiswa, Ketua KORMI Bogor Sebut Tak Ada Temuan BPK dan Siap Dibubarkan Asal Sesuai Mekanisme

Didemo Mahasiswa, Ketua KORMI Bogor Sebut Tak Ada Temuan BPK dan Siap Dibubarkan Asal Sesuai Mekanisme

BOGOR,HEADLINEKOTA.COM – Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rieke Iskandar, memilih menghadapi langsung ratusan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di Kompleks Perkantoran Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (28/7/2026). Di tengah tuntutan pembubaran organisasi yang dipimpinnya, Rieke naik ke mobil dan berdialog dengan para pengunjuk rasa.

Dalam aksi itu, massa yang tergabung dalam Suara Aksi Mahasiswa Bogor menuding KORMI melakukan pemborosan anggaran serta menduga adanya penyimpangan dana hibah.

Mereka mendesak Bupati Bogor membubarkan KORMI Kabupaten Bogor dan meminta Inspektorat Kabupaten Bogor serta BPK RI mengaudit penggunaan dana hibah organisasi tersebut.

Menanggapi tuntutan itu, ketua Kormi membantah adanya penyimpangan. Ia menilai tudingan yang disampaikan mahasiswa berangkat dari miskomunikasi dan ketidaklengkapan informasi mengenai mekanisme pengelolaan anggaran KORMI.Menurut dia, laporan keuangan KORMI diaudit setiap tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

Rike mengatakan selama tiga tahun menjabat sebagai Ketua KORMI Kabupaten Bogor, tidak ada temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI terkait penggunaan dana hibah Kormi.

“Kami setiap tahun diaudit. Selama tiga tahun ini tidak ada temuan dalam LHP BPK RI,” kata Rieke di hadapan massa aksi.

READ :  PKBM Pancasila Abadi Lepas Siswa Didik, Mampu Lahirkan Sumber Daya Manusia Berprestasi

Ia juga menyatakan tidak keberatan apabila KORMI dibubarkan. Namun, menurutnya, keputusan tersebut harus didasarkan pada mekanisme yang sah dan benar-benar mencerminkan aspirasi mayoritas masyarakat Kabupaten Bogor, bukan semata tuntutan dari sekelompok massa.

“Saya siap jika KORMI dibubarkan, apabila itu memang menjadi kehendak mayoritas masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Meski demikian, Rieke mengaku menghormati penyampaian aspirasi sebagai bagian dari demokrasi. Ia menegaskan KORMI terbuka terhadap proses audit maupun evaluasi oleh lembaga yang berwenang apabila memang diperlukan.

Hingga aksi berakhir, tuntutan mahasiswa belum mendapat tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bogor.Resaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pemerintah Kabupaten Bogor terkait tuntutan tersebut.

Reporter : ( Al )

Tag: