Sukaraja, I HEADLINEKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor Secara resmi mengaktifkan dua SKPD baru, yang beroperasi di VIVO Mall, Sukaraja, pada Jumat, 2/1/26. Sebagai satu langkah inovasi pelayanan publik, dan berkolaborasi dengan dunia usaha.
dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baru dan satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di VIVO Mall, merupakan strategi mendekatkan pelayanan ke pada Masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan investasi di daerah.
Menurut Bupati Bogor kebijakan tersebut bukan sekadar memindahkan kantor pemerintahan ke pusat perbelanjaan, melainkan bentuk kehadiran negara di ruang publik yang mudah dijangkau masyarakat.
“Siapa pun yang sudah berinvestasi di Kabupaten Bogor, pemerintah berkewajiban menjaga keberlangsungan investasinya. VIVO Mall sudah membangun dan berinvestasi, maka pemerintah hadir dan berkolaborasi,” ujar bupati.
keberadaan OPD di mal diharapkan mampu menghidupkan aktivitas kawasan. Ketika pelayanan publik berjalan, masyarakat akan datang ke mall, sehingga ruang-ruang usaha yang masih kosong dapat terisi dan aktivitas ekonomi kembali bergerak.
“Ketika masyarakat datang untuk mengurus pelayanan, mereka datang ke mal. Ini akan memberi efek berganda bagi dunia usaha dan UMKM lokal,” tuturnya.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut juga selaras dengan arahan pemerintah pusat terkait konsep work from mall dan pemanfaatan ruang publik sebagai pusat pelayanan.
Pemerintah Kabupaten Bogor, kata Rudy, telah mempersiapkan kebijakan ini sejak tahun 2025 dan mulai mengoperasikannya pada awal 2026.
“Selain faktor ekonomi, penempatan OPD di mal bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan lokasi yang strategis dan mudah diakses, masyarakat tidak harus datang ke kantor pemerintahan yang jaraknya jauh atau sulit dijangkau,” tegas nya.
berkantor di mal bukan berarti mengurangi profesionalisme aparatur. Sebaliknya, pelayanan harus tetap optimal dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Berkantor di mal bukan untuk berjalan-jalan. Justru di sini pemerintah harus lebih cepat melayani dan lebih responsif,” tutur nya.
Pemkab Bogor juga menyiapkan dukungan bagi pelaku UMKM untuk mengisi kios-kios di VIVO Mall. Sebanyak 100 kios difasilitasi oleh pemerintah daerah, sementara manajemen mall membuka kesempatan bagi pelaku usaha lainnya untuk bergabung.
“Penempatan pelayanan publik di pusat perbelanjaan tidak berhenti di VIVO Mall. Ke depan, Pemkab Bogor merencanakan pembangunan mal pelayanan publik di wilayah barat, dan timur. sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
sehingga pelayanan semakin dekat dengan masyarakat, dan mudah di akses Tampa harus bersusah payah. (Al**)










