Bogor, I HEADLINEKOTA.COM – Genap Pencapaian di Usia Nya yang Satu Tahun Komunitas Pemuda Peduli, ( KPP ) Bogor Raya, Rayakan Milad Sekaligus Gelar Diskusi Publik.yang bertempat di Cafe Titik Kumpul, jalan Soleh Iskandar, Kedung Badak, Tanah Sareal kota Bogor pada Rabu, 17/12/25.
Kegiatan Diskusi Publik ini sebagai wujud Sinergi dan Komitmen Pemuda terhadap Tiga Pilar Kota Bogor, dalam Membangun Tata Kelola yang Bersih, Responsif, dan Bebas Konflik Kepentingan, untuk pencapain pembangunan daerah yang Optimal.
Kegiatan Diskusi juga di hadiri, DR. Adityawarman Adil S,SI.,M.SI. Ketua DPRD Kota Bogor, Kombes Pol. Eko Prasetyo S, H., S.I.K. M.H. Kapolres Kota Bogor, Maryani Dona Hasanah ketua kadin Kota Bogor, Drs Anas s Rasmana M.M. kepala Dinas pemuda dan Olah raga Kota Bogor, Serta Puluhan Pemuda KPP Bogor Raya.
Ketua KPP Bogor Raya Beni Sitepu mengatakan, Tujuan Diskusi Publik kali ini Supaya Pemuda terus berperan dalam membangun kota Bogor, Serta mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengawal isu-isu penting yang ada di Kota Bogor.
Tepat di hari Milad KPP Bogor Raya yang Genap 1 Tahun “saya atas nama Beni Sitepu, resmi mengundurkan diri dari partai Politik, supaya tujuannya KPP Bogor Raya kedepan tidak beralibiasi atau di tunggangi dengan satu Partai Politik.

“Agar Kedepan nya KPP Bogor Raya, menjadi organisasi yang independen yang mampu mengawal dan mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah yang tidak “Pro Rakyat.
Semoga dengan adanya Diskusi Publik dapat lahir gagasan-gagasan konstruktif yang mendukung terciptanya pemerintahan lokal yang lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Harapan kami di tahun 2026, KPP Bogor Raya dapat Membentuk Korcam di tingkat wilayah kecamatan Bogor Kota, dan Kabupaten Bogor,” Ucap Nya.
Sementara itu Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S Rasmana Menyampaikan Ucapan selamat Ulang tahun Semoga Kehadiran KPP Bogor Raya bentul – betul memberikan dampak yang Positif bagi Pemerintah Kota Bogor.
Karna pemerintah sendiri sangat memerlukan Koreksi yang Konstruktif, dan juga Solusif.dengan adanya kritik tentunya Pemerintah bisa menjalankan Poksi dan pungsi tugasnya sesuai peraturan yang berlaku.” Tutup Nya. ( Al )










