Home / Headline / Pendidikan Menjadi Prioritas Utama 2027, Pada Musrembang Kecamatan Bojong Gede

Pendidikan Menjadi Prioritas Utama 2027, Pada Musrembang Kecamatan Bojong Gede

BojongGede, I HEADLINEKOTA.COM – Kecamatan Bojonggede menetapkan sektor pendidikan sebagai salah satu dari enam skala prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun anggaran 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pusdiklat Polri Cimanggis, Bojonggede pada, Kamis 29/1/2026 ini, menjadi ajang koordinasi untuk menuntaskan usulan-usulan pembangunan yang sempat tertunda.

​Camat Bojonggede, menjelaskan bahwa pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan di wilayahnya mendesak untuk segera direalisasikan. Hal ini mengingat besarnya kebutuhan masyarakat akan fasilitas sekolah yang memadai.

peningkatan akses, kualitas, dan sarana prasarana untuk mendukung wajib belajar, mencakup perbaikan
pembangunan ruang kelas baru, peningkatan literasi, serta penguatan kompetensi tenaga pendidik.

“Pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah (SD/SMP/SMA), pengadaan mebeler, dan perbaikan ruang kelas yang rusak.

Akses dan Pemerataan Pendidikan Fokus pada penyediaan sekolah di tingkat lokal untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah, terutama untuk wilayah yang minim fasilitas.

Peningkatan Kualitas dan SDM Pendidik Usulan untuk redistribusi guru ASN agar lebih merata, serta perbaikan manajemen kinerja guru dan pengawas.

Program Non-Fisik Penguatan literasi dan pelatihan untuk menunjang keterampilan siswa.

Sinkronisasi dengan Kebutuhan Riil Usulan harus disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan dan selaras dengan rencana kerja pemerintah daerah.

dalam Musrembang kali ini, bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.

​”Dalam Musrenbang kali ini, kami menetapkan enam unsur prioritas, dengan sektor pendidikan sebagai salah satu poin utamanya untuk perencanaan tahun 2027,” kata Camat.

Camat menambahkan Menurutnya, angka kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan tersebut mencapai 40 persen dari total sekolah yang ada di Kecamatan Bojonggede.

“Besarnya kebutuhan ini, yakni sekitar 40 persen, mencakup usulan-usulan tahun sebelumnya yang belum terealisasi pada 2025. Hal itu terjadi karena adanya kebijakan refocusing anggaran pada tahun lalu, sehingga banyak program yang belum teranggarkan,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memiliki komitmen kuat untuk memprioritaskan sektor pendidikan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta didik maupun tenaga pengajar.

​”Bupati Bogor, kini berfokus pada pembangunan sektor pendidikan, mulai dari pembangunan RKB, rehabilitasi ruang kelas yang rusak, hingga perbaikan sarana sanitasi. Semoga langkah ini dapat mewujudkan standar pendidikan yang lebih baik, khususnya di wilayah Bojonggede. ( Al*)

Tag: