Home / Headline / Bea Cukai Tasikmalaya Musnahkan Berbagai Rokok Ilegal Bentuk Transparansi Barang Sitaan Negara

Bea Cukai Tasikmalaya Musnahkan Berbagai Rokok Ilegal Bentuk Transparansi Barang Sitaan Negara

Bogor I HEADLINEKOTA.COM – Upaya pencegahan marak nya peredaran rokok ilegal di tengah – tengah Masyarakat, Bea Cukai Tasikmalaya Berkolaborasi dengan Divisi pengelolaan limbah PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk, memusnahkan berbagai jenis Rokok Ilegal yang berstatus sitaan Negara.

Sebanyak 5,5 juta rokok ilegal di musnahkan langsung di pengelolaan limbah Nathabumi Narogong Kabupaten Bogor, yang merupakan fasilitas terbesar pengelolaan limbah yang ada di Asia Tenggara.

Pemusnahan ini bentuk transparansi dan akuntabilitas terhadap penanganan barang sitaan negara sekaligus memastikan barang sitaan negara ditangani sesuai ketentuan dan tidak kembali beredar di Masyarakat.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya, Yudi Hendrawan, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Solusi Bangun Indonesia ini merupakan bagian penting dari komitmen Bea Cukai dalam memberantas peredaran barang ilegal.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga ingin memastikan barang sitaan ditangani hingga tuntas.

Terima kasih Solusi Bangun Indonesia dan Nathabumi yang telah mendukung langkah ini dengan menyediakan fasilitas dan teknologi pemusnahan yang aman dan bertanggung jawab terhadap lingkungan”, ujarnya.

Sejak tahun 2007, Nathabumi telah menjadi mitra bagi perusahaan nasional dan multinasional dalam menyediakan solusi pengelolaan limbah yang mencakup limbah industri B3 dan non-B3.

Selain itu, Nathabumi juga telah menjalin kemitraan dengan 19 pemerintah daerah untuk pemanfaatan sampah kota sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen.

Head of AFR Solusi Bangun Indonesia, Budi Yuliadi Nugraha mengatakan, Nathabumi hadir untuk memberikan layanan pengelolaan limbah yang tidak hanya memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga mengedepankan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa inisiatif ini dilakukan dengan metode co-processing yang bertanggung jawab, aman, efisien, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekaligus memperkuat ekosistem pengelolaan limbah yang lebih baik di Indonesia,” tutup Nya. **

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *