Beranda / Pilihan / Satpol PP DKI Jakarta Utamakan Pembinaan, Razia Jadi Langkah Terakhir

Satpol PP DKI Jakarta Utamakan Pembinaan, Razia Jadi Langkah Terakhir

JAKARTA,HEADLINEKOTA.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memilih mengedepankan pembinaan ketimbang penindakan dalam meningkatkan kepatuhan pelaku usaha hiburan dan rekreasi terhadap peraturan daerah.

Sikap itu disampaikan Wakil Kepala Satpol PP DKI Jakarta, M. Rizki Adhari Jusal, saat membuka kegiatan Pembinaan Kepatuhan Pelaku Usaha Hiburan dan Rekreasi di Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).

Menurut Rizki, kepatuhan tidak dapat dibangun hanya melalui ancaman sanksi. Pelaku usaha, kata dia, harus terlebih dahulu memahami aturan agar mampu menjalankan usahanya sesuai ketentuan.

“Aturan akan lebih mudah dipatuhi ketika dipahami. Karena itu, pembinaan menjadi langkah awal sebelum dilakukan penegakan hukum,” ujarnya.

Satpol PP menilai pendekatan preventif lebih efektif untuk menekan pelanggaran dibanding mengandalkan razia dan sanksi. Melalui pembinaan, pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai kewajiban, standar operasional, serta konsekuensi hukum jika melanggar aturan.

Forum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara pemerintah dan pelaku usaha untuk membahas persoalan perizinan maupun kendala operasional. Menurut Rizki, komunikasi menjadi kunci membangun kepatuhan yang berkelanjutan sekaligus menciptakan hubungan yang lebih sehat antara regulator dan dunia usaha.

READ :  KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Jadi Tersangka, Sita Aset Senilai Lebih dari Rp 21 Miliar

Meski mengutamakan edukasi, Satpol PP menegaskan penegakan hukum tetap dilakukan terhadap pelaku usaha yang mengabaikan pembinaan atau terbukti melanggar ketentuan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap pendekatan persuasif ini mampu menciptakan iklim usaha hiburan yang tertib, aman, dan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat maupun penegakan peraturan daerah.

 

Reporter:( Al )

Tag: