Beranda / Khasanah / Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kabupaten Bogor : Repleksi Cahaya Hijrah yang Menyatukan Umat

Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kabupaten Bogor : Repleksi Cahaya Hijrah yang Menyatukan Umat

CIBINONG,I HEADLINEKOTA.COM – Ribuan warga memadati ruas Jalan Raya Tegar Beriman hingga kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, hingga Masjid Nurul Wathon dalam gelaran pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Walaupun di terpa hujan rintik Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat. ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga simbol kebersamaan, refleksi spiritual, serta harapan akan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru Islam.

Pawai obor dipimpin langsung oleh sekertaris Daerah kabupaten Bogor, H. Ajat Rachmat Jatnika yang mewakili bupati Bogor rudy Susmanto, dan wakil Bupati Bogor Jaro Ade bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dari berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Dengan obor yang menyala di tangan dan lantunan shalawat yang menggema sepanjang perjalanan, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.

Menurut Sekda kabupaten Bogor H. Ajat Rochmat Jatnika, pawai obor bukan sekadar seremoni atau perayaan biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan refleksi atas peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

READ :  Rudy Susmanto Benahi Setu Kabantenan

Momentum Tahun Baru Islam menjadi ajakan bagi masyarakat untuk melakukan “hijrah” dalam arti yang lebih luas, yakni memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kepedulian sosial.

Secara filosofis, obor yang dibawa para peserta memiliki makna mendalam. Nyala api melambangkan cahaya petunjuk yang menerangi jalan kehidupan manusia. Di tengah berbagai tantangan zaman, cahaya obor menjadi simbol harapan agar masyarakat senantiasa berjalan dalam kebaikan, menjauhi perpecahan, serta memperkuat persatuan dan nilai-nilai keislaman.

Pawai ini juga mengingatkan bahwa sekecil apa pun cahaya yang dimiliki seseorang, jika dinyalakan bersama-sama, akan mampu menerangi jalan yang panjang dan gelap.

Tradisi pawai obor telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Kabupaten Bogor dalam menyambut 1 Muharram. Dari anak-anak hingga orang tua turut ambil bagian dalam arak-arakan tersebut.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa Tahun Baru Islam bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarwarga.

Semangat gotong royong, persaudaraan, dan kebersamaan terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.

READ :  Sekda Kabupaten Bogor Bersama Kormi Resmi bukan Ribuan Peserta Jalan Sehat di Stadion Pakansari

Tahun ini, pawai obor juga memiliki makna khusus karena menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Pemerintah Kabupaten Bogor memaknai kegiatan tersebut sebagai simbol kebangkitan daerah, baik dalam aspek spiritual, sosial, budaya, maupun pembangunan.

Melalui momentum Muharram, masyarakat diajak untuk menatap masa depan dengan optimisme dan semangat baru.

Suasana malam yang diterangi ribuan obor menciptakan pemandangan yang memukau. Namun, keindahan sesungguhnya tidak hanya terletak pada cahaya yang terlihat, melainkan pada pesan yang dibawanya.

Pawai obor mengajarkan bahwa perubahan besar selalu diawali dari langkah kecil, bahwa persatuan lebih kuat daripada perbedaan, dan bahwa perjalanan menuju masa depan yang lebih baik harus ditempuh bersama-sama.

Malam Tahun Baru Islam di Kabupaten Bogor akhirnya bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah. Ia menjadi momentum perenungan, penguatan nilai-nilai keagamaan, dan peneguhan tekad untuk terus berhijrah menuju masyarakat yang religius, harmonis, dan berkemajuan.

Di bawah cahaya obor yang menyala, tersimpan harapan agar Kabupaten Bogor senantiasa menjadi daerah yang diberkahi, damai, dan mampu menjadi teladan dalam menjaga tradisi sekaligus membangun masa depan.

READ :  Komunitas KJS BCD Gemoy Cilebut Barat Meriahkan Gerakan Jalan Sehat HJB ke-544 di Stadion Pakansari

Reporter : ( Al )

Tag: