Beranda / Headline / Dedie Rachim Gandeng Kampus Cetak Calon Guru Lewat Program Mahasiswa Mengajar

Dedie Rachim Gandeng Kampus Cetak Calon Guru Lewat Program Mahasiswa Mengajar

BOGOR, HEADLINEKOTA.COM – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meluncurkan Program Mahasiswa Mengajar Tahun Ajaran 2026/2027. Program tersebut diawali dengan kegiatan launching dan pembekalan yang dilaksanakan di Graha Pakuan Siliwangi, Kampus Universitas Pakuan, Senin (20/7/2026).

la menjelaskan, rekrutmen guru untuk mengajar di sekolah negeri memiliki mekanisme yang diatur dan diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Program Mahasiswa Mengajar tidak hanya menjadi katalisator bagi transformasi metode pembelajaran dan perluasan wawasan di jenjang pendidikan dasar hingga menengah, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa melalui praktik mengajar secara langsung yang memperkuat pendekatan pedagogis serta interaksi nyata dengan siswa di sekolah.

“Jadi para mahasiswa ini dapat menimba ilmu langsung, karena jika biasanya ada di ranah teori, sekarang langsung praktik. Ya praktik bagaimana menghadapi siswa, bagaimana menghadapi mata pelajaran dan mempersiapkan. Saya pikir ini sesuatu hal yang sangat baik dan tentu dampaknya adalah anak-anak kita juga semakin menerima masukan yang lebih variatif,” ujarnya.

READ :  Muscab IV Hanura Kabupaten Bogor Tetapkan Daulat S. Harahap sebagai Ketua DPC

Rektor Universitas Pakuan, Prof. Didik Notosudjono, mengatakan Universitas Pakuan akan mendukung penuh bagaimana ilmu pengetahuan dapat terus disebarluaskan dengan lebih baik, inovatif, dan kreatif ke sekolah-sekolah,”katanya.

Sementara itu Wakil Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor, Maemunah Sa’diyah, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Pemkot Bogor ini juga sejalan dengan program pendidikan di kampus, sehingga manfaatnya dapat lebih luas dengan jenjang waktu yang cukup lama.

la berharap para mahasiswa tidak hanya mengajar, tetapi juga terus mengasah kemampuan diri agar dapat terjun langsung secara total di kemudian hari.

“Karena biasanya program kami itu tiga sampai empat bulan, ini lima sampai enam bulan, sehingga mudah-mudahan mahasiswa lebih memiliki pengalaman langsung ya dengan guru-guru senior di lapangan dan bisa meningkatkan kemampuan dan kapasitas serta kredibilitas yang dimiliki,” ujarnya.

Reporter: ( Al )

Tag: