JAKARTA, HEADLINEKOTA.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat koperasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi kerakyatan dengan menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Kehadiran Rudy Susmanto pada peringatan Harkopnas tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap implementasi amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
Koperasi diposisikan sebagai sokoguru perekonomian nasional yang berperan mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Peringatan Harkopnas ke-79 mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, yang mencerminkan tekad pemerintah untuk menjadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi modern yang profesional, produktif, serta mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi nasional maupun global.
Acara tersebut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, para kepala daerah dari seluruh Indonesia, pimpinan gerakan koperasi, pelaku usaha, serta ribuan insan koperasi dari berbagai provinsi.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi merupakan instrumen penting untuk membangun kemandirian ekonomi nasional. Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak boleh hanya bertumpu pada kelompok tertentu, melainkan harus memberikan ruang yang sama bagi masyarakat melalui penguatan koperasi sebagai wadah usaha bersama.
Pemerintah pusat juga terus mendorong transformasi koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui digitalisasi layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola yang akuntabel, akses pembiayaan yang lebih luas, serta penguatan kemitraan dengan sektor usaha dan industri.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan Pemerintah Kabupaten Bogor siap mendukung penuh kebijakan nasional tersebut. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, peternak, nelayan, hingga pelaku ekonomi desa.
“Semangat yang dibangun dalam Hari Koperasi Nasional ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membangun ekonomi masyarakat yang kuat dari tingkat desa. Koperasi harus mampu menjadi lembaga ekonomi yang sehat, profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujar Rudy.
Ia menambahkan, Pemkab Bogor terus mendorong modernisasi koperasi melalui pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan kapasitas pengurus dan pengawas, pendampingan kelembagaan, serta perluasan akses pasar bagi produk-produk yang dihasilkan anggota koperasi.
Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya memperkuat sinergi antara koperasi, UMKM, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dunia usaha, dan lembaga keuangan agar tercipta ekosistem ekonomi daerah yang saling mendukung dan berkelanjutan.
Sejak 2024, pemerintah telah menjadikan penguatan gerakan koperasi sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat struktur ekonomi rakyat sekaligus meningkatkan daya saing koperasi melalui reformasi kelembagaan, digitalisasi, akses permodalan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan koperasi. Potensi tersebut didukung oleh sektor pertanian, perdagangan, industri kreatif, pariwisata, hingga UMKM yang tersebar di 40 kecamatan.
Melalui momentum Hari Koperasi Nasional ke-79, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap koperasi mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang adaptif terhadap perubahan, berorientasi pada pelayanan anggota, serta mampu menjadi penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Reporter: ( Al )









