BANDUNG | Headline Kota – Kabupaten Bogor kembali mencatat prestasi dengan meraih penghargaan Kabupaten/Kota Akseleratif Progresif Penurunan Stunting untuk periode 2019–2024 pada Anugerah Jawa Barat Tahun 2025.
Penghargaan dengan kata kunci utama stunting ini diserahkan Wakil Gubernur Jawa Barat di Bandung, Kamis (20/11), dan diterima perwakilan Pemkab Bogor dari Dinas Kesehatan serta Bappedalitbang.
Raihan ini menjadi pengakuan atas percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bogor melalui berbagai intervensi lintas sektor yang terus diperkuat sejak 2019.
Program pengendalian stunting tersebut menyasar tata kelola data, peningkatan gizi spesifik dan sensitif, hingga penguatan kolaborasi pentahelix.
Upaya terstruktur ini dinilai berhasil membawa akselerasi signifikan dalam lima tahun terakhir.
Kabupaten Bogor menegaskan bahwa penghargaan stunting ini menjadi energi baru untuk terus menjaga kesehatan anak dan mempertahankan percepatan intervensi.
Dukungan Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) serta keterlibatan masyarakat dinilai sebagai kunci keberhasilan.
Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prevalensi stunting Kabupaten Bogor turun drastis dari 34,96% pada 2019 menjadi 18,9% di 2024 berdasarkan penilaian SKI/SSGI Kemenkes.
“Penghargaan ini bukan hanya pengakuan, tetapi bukti bahwa seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, kecamatan, desa, pendamping, kader, dunia usaha, hingga akademisi bergerak dalam satu arah,” ujarnya.
Bambam menekankan bahwa Pemkab Bogor akan terus mempercepat penurunan stunting secara terukur dan berkelanjutan melalui inovasi, sinergi lintas sektor, serta penguatan program Bogor Zero New Stunting. Ia optimistis target daerah dan nasional dapat dicapai dengan kolaborasi yang semakin solid.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas dukungan, serta seluruh pemangku kepentingan Kabupaten Bogor atas kerja keras yang konsisten. Penghargaan ini milik kita bersama,” kata Bambam.***










